Sosialisasi Stop Bullying di SMP 2 Tembilahan Kota: Kepsek Hj. Rosmawati S.Pd Dorong Kepedulian Masyarakat Sekolah

Tembilahan Kota, 11 Desember 2025 – SMP 2 Tembilahan Kota mengadakan acara sosialisasi mengenai “Stop Bullying” yang dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk siswa, guru, serta orang tua. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan mengedukasi seluruh warga sekolah mengenai dampak negatif dari bullying serta pentingnya menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan ramah.
Kepala Sekolah SMP 2 Tembilahan Kota, Hj. Rosmawati S.Pd., dalam sambutannya, menegaskan pentingnya menjaga keharmonisan di lingkungan sekolah. “Bullying tidak hanya merusak hubungan antar sesama, tetapi juga bisa berdampak negatif terhadap perkembangan psikologis siswa. Sebagai institusi pendidikan, kami bertanggung jawab untuk menciptakan ruang yang aman bagi setiap siswa agar mereka dapat berkembang dengan baik,” ujarnya.
Sosialisasi tersebut menghadirkan narasumber yang sangat kompeten dalam bidang hukum dan psikologi, yaitu Dr. Titin Triana, SH, MH. Dr. Titin menyampaikan materi yang sangat relevan terkait dengan bullying, baik dari sisi hukum maupun dampak psikologisnya. Dalam pemaparannya, beliau menekankan bahwa bullying tidak hanya bisa menyebabkan trauma jangka panjang pada korban, tetapi juga dapat berujung pada masalah hukum bagi pelaku. “Penting bagi kita untuk memahami bahwa bullying bukanlah perilaku yang bisa dibiarkan. Semua pihak, baik siswa, guru, maupun orang tua, harus berperan aktif dalam menciptakan lingkungan yang bebas dari kekerasan,” tegas Dr. Titin.
Acara ini mendapat respons positif dari seluruh peserta. Siswa-siswa tampak antusias mengikuti rangkaian kegiatan dan diskusi yang dipandu oleh narasumber. Harapan besar pun disampaikan oleh Hj. Rosmawati agar melalui sosialisasi ini, setiap individu di lingkungan SMP 2 Tembilahan Kota dapat memiliki pemahaman yang lebih baik tentang pentingnya saling menghargai dan menjauhi perilaku bullying.
Dengan langkah ini, SMP 2 Tembilahan Kota berharap dapat menjadi contoh bagi sekolah-sekolah lain dalam menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan bebas dari bullying.





