BeritaIndragiri HilirPendidikan

Wujud Penghormatan Terakhir, Satgas PGRI Inhil, Tembilahan dan Tembilahan Hulu Gelar Prosesi Pelepasan Jenazah Guru SDN 007 Pekan Kamis

TEMBILAHAN – Gabungan Satgas PGRI Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), PGRI Cabang Tembilahan, dan PGRI Cabang Tembilahan Hulu kembali menunjukkan solidaritas tinggi. Pada Sabtu(28/2) kemarin. Tim gabungan melaksanakan prosesi upacara penghormatan terakhir bagi anggota PGRI yang wafat, almarhumah Hairunisa binti H. Syarkawi Gumri, seorang tenaga pendidik di SDN 007 Pekan Kamis Kecamatan Tembilahan Hulu.

Almarhumah tutup usia dikarenakan sakit dan dilepas melalui upacara resmi organisasi sebelum dikebumikan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Tanjung Harapan, Tembilahan.

Upacara pelepasan ini dikomandoi langsung oleh Ketua PGRI Kabupaten Inhil yang dalam hal ini diwakili oleh Ketua PGRI Tembilahan Hulu, Drs. Ismail, bertindak selaku Inspektur Upacara. Dalam amanatnya, Ismail menyampaikan rasa duka mendalam dan mengajak seluruh pelayat serta anggota profesi untuk mendoakan almarhumah.

“Mari kita bersama-sama mengetuk pintu langit, mendoakan agar almarhumah ditempatkan di tempat yang terbaik di sisi Allah SWT. Beliau telah mendedikasikan hidupnya untuk mencerdaskan anak bangsa, dan hari ini adalah bentuk penghormatan kita atas jasa-jasa tersebut,” ujar Ismail dengan khidmat.

Sementara itu, Ketua Satgas PGRI Inhil, Roni Efendi, S.E., Gr., mengungkapkan bahwa prosesi usung jenazah ini merupakan kali ketiga yang dilakukan oleh tim Satgas sebagai bentuk dedikasi organisasi kepada anggotanya.

“Ini adalah bentuk penghargaan terakhir kita sebagai organisasi PGRI kepada pahlawan tanpa tanda jasa. Guru adalah profesi yang mulia, maka sudah sepatutnya kita mengantarkan kepergian mereka dengan cara yang terhormat,” tegas Roni.

Kegiatan berlangsung dengan lancar dan penuh haru, dihadiri oleh rekan sejawat, pihak keluarga, serta pengurus PGRI yang hadir untuk memberikan dukungan moral bagi keluarga yang ditinggalkan.

Related Articles

Back to top button