BeritaIndragiri HilirKesehatanPendidikanReligiSosial Budaya

Disdik Inhil Terbitkan SE Kegiatan Belajar Selama Ramadan, Kadisdik Inhil: Gunakan Pakaian Muslim

TEMBILAHAN – Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Inhil resmi mengeluarkan edaran terkait jadwal kegiatan belajar mengajar (KBM) selama bulan suci Ramadan 2026. Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, siswa kelas 1 tingkat Sekolah Dasar (SD) dipastikan tetap masuk sekolah, sementara libur hanya berlaku bagi jenjang Taman Kanak-kanak (TK).

Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Inhil, Abdul Rasyid, SE., M.Ak, menyampaikan bahwa kebijakan ini diambil untuk memastikan proses literasi dan pengenalan nilai-nilai agama tetap berjalan efektif bagi siswa di awal jenjang sekolah dasar.

“Untuk Ramadan tahun ini, anak-anak kita di kelas 1 SD tetap masuk seperti biasa. Yang diliburkan sepenuhnya hanya jenjang TK atau PAUD,” ujar Abdul Rasyid.

Berdasarkan surat edaran nomor 400.3.6.5/Disdik-P.SMP/8 terdapat beberapa poin utama yang harus diperhatikan oleh sekolah, orang tua, dan siswa yakni Seluruh siswa dan guru diwajibkan menggunakan pakaian muslim/muslimah selama berada di lingkungan sekolah. Hal ini bertujuan untuk menciptakan suasana religius dan menghormati bulan suci.

Lalu Penyesuaian Jam Belajar Meskipun tetap masuk, durasi jam pelajaran akan mengalami penyesuaian (dikurangi) agar tidak terlalu memberatkan siswa yang sedang menjalankan atau belajar berpuasa yang biasa masuk jam 7 itu selama bulan puasa jam 8.

Selain itu Sekolah diimbau untuk memperbanyak kegiatan keagamaan, seperti pesantren kilat, tadarus Al-Qur’an, dan bimbingan akhlak.

” Iya selama bulan puasa nanti jelas I sampai kelas III hari senin-kamis dari jam 8 sampai 10 khusus hari jumat dari jam 8 sampai jam 9. Sedangkan kelas IV-VI SD hingga SMP dari jam 8 sampai jam 11″ tutur kadisdik.

Sambungnya langkah ini merupakan bagian dari upaya Disdik Inhil untuk meningkatkan pembentukan karakter anak sejak dini. Kadisdik menegaskan bahwa meskipun tetap sekolah, pihak guru diminta untuk lebih fleksibel dan menciptakan suasana belajar yang menyenangkan namun tetap khidmat.

“Kami berharap para orang tua dapat mendukung kebijakan ini agar anak-anak kita tetap produktif dan mendapatkan ilmu agama yang bermanfaat selama bulan puasa,” tambahnya.

Related Articles

Back to top button