TEMBILAHAN – Madrasah Aliyah (MA) Tunas Harapan menggelar kegiatan Sosialisasi Stop Bullying pada Kamis (3/9/2026) pukul 09.00 WIB. Kegiatan ini diikuti oleh siswa, guru, dan staf madrasah.
Kegiatan tersebut bertujuan memberikan pemahaman kepada siswa tentang bahaya bullying atau perundungan serta cara mencegahnya di lingkungan sekolah. Melalui kegiatan ini, siswa diingatkan agar saling menghargai, menghormati, dan tidak melakukan tindakan yang dapat menyakiti orang lain.
Sosialisasi menghadirkan Dr. Titin Triana, S.H., M.H., Founder Lawyer Masuk Sekolah, sebagai narasumber. Ia memberikan pemahaman tentang pentingnya mengenal hukum serta cara mencegah dan menghadapi bullying di lingkungan sekolah.
Kepala MA Tunas Harapan, Zulkifli Anwar, S.Pd.I, turut mendampingi kegiatan tersebut. Ia menyampaikan bahwa madrasah harus menjadi tempat yang aman dan nyaman bagi seluruh siswa untuk belajar.
Dalam kegiatan tersebut dijelaskan bahwa bullying tidak hanya berupa tindakan fisik, tetapi juga dapat dilakukan melalui perkataan, ejekan, penghinaan, pengucilan, hingga perundungan melalui media sosial. Tindakan tersebut dapat membuat korban merasa takut, malu, kehilangan percaya diri, bahkan dapat mengganggu kegiatan belajar.
Dr. Titin Triana mengajak para siswa untuk tidak menganggap sepele tindakan bullying. Menurutnya, siswa harus berani berkata tidak terhadap perundungan, saling menjaga, dan segera melapor kepada guru atau orang dewasa yang dipercaya jika melihat atau mengalami bullying.
Sementara itu, Kepala MA Tunas Harapan menegaskan komitmen madrasah untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, dan penuh kepedulian. Seluruh siswa diharapkan dapat membangun hubungan yang baik dengan teman serta menyelesaikan setiap masalah dengan cara yang bijak.
Kegiatan Sosialisasi Stop Bullying ini menjadi salah satu langkah MA Tunas Harapan dalam membangun budaya sekolah yang saling menghargai dan peduli. Diharapkan setelah mengikuti kegiatan ini, para siswa dapat menerapkan sikap anti-bullying dalam kehidupan sehari-hari, baik di sekolah maupun di lingkungan masyarakat.