BeritaIndragiri HilirPendidikanSosial Budaya

Wakili Kadisdik Inhil Sosialisasi Stop Bullying di SDN 004 Tembilahan, Hj Marisa Mona MPd Ajak Sekolah Wujudkan SRA 

TEMBILAHAN – Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) menunjukkan komitmen serius dalam memerangi perundungan di lingkungan sekolah. Hal ini ditegaskan saat Kepala Dinas Pendidikan yang diwakili oleh Kabid PAUD dan Dikmas Disdik Inhil, Hj. Marisa Mona, M.Pd, secara resmi membuka sosialisasi Stop Bullying di SDN 004 Tembilahan.

Kegiatan ini merupakan bagian dari inovasi Gasing (Gerakan Sekolah Anti Bullying) yang bersinergi dengan GoW (Gabungan Organisasi Wanita) Kabupaten Inhil.

Dalam sambutannya, Hj. Marisa Mona menekankan bahwa agenda ini bukan sekadar pertemuan formalitas. Disdik Inhil ingin memastikan setiap sekolah benar-benar bertransformasi menjadi rumah kedua bagi siswa.

“Bullying atau perundungan jangan pernah dianggap remeh. Ini bukan sekadar candaan anak-anak, karena dampaknya menimbulkan luka batin yang mendalam dan dapat menghambat masa depan mereka. Kita ingin anak-anak pergi ke sekolah dengan senyuman dan pulang dengan rasa bahagia,” ujar Hj. Marisa Mona.

Meski sekolah berperan aktif, Marisa mengingatkan bahwa waktu anak di sekolah terbatas. Pondasi karakter yang sesungguhnya dibangun di lingkungan keluarga bersama orang tua. Beliau mengajak orang tua untuk lebih peka terhadap kondisi psikologis anak.

” Biasakan bertanya tentang perasaan anak setiap hari, bukan sekadar bertanya tentang nilai pelajaran lalu bangun kedekatan jadikan rumah tempat yang nyaman sehingga anak tidak merasa takut untuk bercerita dan deteksi dini jika anak terlihat murung atau menarik diri, segera lakukan pendekatan dan cari tahu penyebabnya ” ucapnya.

Di era teknologi, Marisa juga menyoroti pentingnya literasi digital. Orang tua diminta untuk tidak lengah dalam mengawasi penggunaan ponsel pintar (HP) pada anak, mengingat perundungan kini sering terjadi di dunia maya (cyber bullying).

“Mari kita bersinergi. Sekolah dan orang tua harus sejalan untuk menjadikan lingkungan belajar anak aman dan nyaman. Dengan semangat ‘Teman Baik, Sekolah Aman’, kita cetak generasi Inhil yang berempati dan berprestasi,” tutupnya. Fan

Related Articles

Back to top button