Sosialisasi Anti Bullying di MIN Indragiri Hilir, Dr. Titin Triana Ajak Siswa Ciptakan Lingkungan Sekolah yang Aman dan Nyaman

Tembilahan – Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) Indragiri Hilir menggelar kegiatan Sosialisasi Bullying sebagai upaya menanamkan nilai saling menghargai, peduli, dan menciptakan lingkungan belajar yang aman bagi seluruh peserta didik. Kegiatan yang dilaksanakan pada Jumat, 17 Juli 2026, di lingkungan MIN Indragiri Hilir ini menghadirkan Founder Lawyer Masuk Sekolah, Dr. Titin Triana, S.H., M.H., sebagai narasumber.
Kegiatan tersebut dibuka oleh Kepala MIN Indragiri Hilir, Masnadi, S.Pd.I., M.Pd. Dalam sambutannya, ia menyampaikan bahwa sekolah memiliki tanggung jawab tidak hanya memberikan pendidikan akademik, tetapi juga membentuk karakter peserta didik agar memiliki sikap saling menghormati, menghargai perbedaan, serta menjauhi segala bentuk tindakan perundungan (bullying).
Menurut Masnadi, sosialisasi seperti ini sangat penting diberikan sejak usia dini agar para siswa memahami dampak buruk bullying, baik terhadap korban maupun pelaku. Ia berharap seluruh warga sekolah dapat bersama-sama menciptakan suasana belajar yang aman, nyaman, dan penuh rasa kekeluargaan.
Dalam penyampaian materinya, Dr. Titin Triana, S.H., M.H. menjelaskan bahwa bullying dapat terjadi dalam berbagai bentuk, seperti ejekan, penghinaan, pengucilan, intimidasi, hingga kekerasan fisik. Ia mengingatkan bahwa tindakan tersebut bukanlah hal yang dapat dianggap sebagai candaan apabila telah menyakiti perasaan maupun fisik orang lain.
Melalui program Lawyer Masuk Sekolah, Dr. Titin mengajak para siswa untuk berani berkata tidak terhadap bullying, berani melaporkan apabila melihat atau mengalami perundungan, serta membiasakan sikap saling menghormati dan tolong-menolong dalam kehidupan sehari-hari.
“Setiap anak memiliki hak untuk belajar dengan tenang, merasa aman, dan mendapatkan perlakuan yang baik di lingkungan sekolah. Oleh karena itu, mari kita bersama-sama membangun budaya saling menghargai dan menghentikan segala bentuk bullying,” pesannya di hadapan para siswa.
Kegiatan berlangsung dengan suasana interaktif. Para siswa tampak antusias mengikuti materi, menjawab pertanyaan, serta berdiskusi mengenai contoh perilaku bullying yang sering terjadi di lingkungan sekolah dan cara mencegahnya.
Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh siswa MIN Indragiri Hilir semakin memahami pentingnya menjaga sikap, menghormati teman, serta menjadi pelopor terciptanya lingkungan sekolah yang ramah, aman, nyaman, dan bebas dari bullying. Sinergi antara pihak sekolah, orang tua, dan berbagai elemen masyarakat diharapkan terus diperkuat untuk membentuk generasi yang berkarakter, berakhlak mulia, serta memiliki kepedulian sosial yang tinggi.





