Sinergi Pengelolaan Air: Satker OP SDA Sumatera III Berkunjung ke Desa Sungai Intan

Tembilahan Hulu – Dalam upaya memperkuat tata kelola infrastruktur lingkungan, Pemerintah Desa Sungai Intan, Kecamatan Tembilahan Hulu, menerima kunjungan resmi dari Satuan Kerja Operasi dan Pemeliharaan Sumber Daya Air (OP SDA) Sumatera III, yang berada di bawah naungan Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera III Pekanbaru. Kunjungan strategis ini berlangsung pada Kamis, 7 Mei 2026, dengan agenda utama berupa kegiatan konsultasi teknis terkait manajemen sumber daya air di wilayah tersebut.
Kedatangan tim dari BWS Sumatera III disambut hangat langsung oleh Kepala Desa Sungai Intan, Bapak Ahmad Ependi, S.Pd.I., NLP., S.A.P., beserta seluruh jajaran perangkat desa di Kantor Desa Sungai Intan. Sambutan penuh keramahan ini mencerminkan komitmen kuat pemerintah desa untuk membuka ruang dialog konstruktif dengan instansi teknis pusat, guna memastikan bahwa setiap aspirasi masyarakat terkait masalah air dapat tersalurkan dengan baik.
Pertemuan ini diselenggarakan sebagai wujud nyata koordinasi lintas sektoral yang bertujuan mengoptimalkan pengelolaan serta pemeliharaan sumber daya air di Desa Sungai Intan. Dengan melibatkan pihak ahli dari Satker OP SDA Sumatera III, pemerintah desa berharap dapat mendapatkan masukan teknis yang akurat dan solusi berkelanjutan untuk menghadapi tantangan hidrologis yang sering terjadi di wilayah mereka.
Dalam sesi diskusi yang intensif, pihak Satker OP SDA Sumatera III dan Pemerintah Desa menggali berbagai isu krusial, khususnya mengenai kondisi terkini saluran air dan parit-pritat di desa. Fokus pembahasan tertuju pada identifikasi titik-titik rawan yang memerlukan perhatian khusus, serta evaluasi terhadap efektivitas sistem drainase yang ada saat ini dalam menampung debit air, terutama saat musim hujan tiba.
Selain membahas kondisi fisik infrastruktur, para peserta juga mendiskusikan strategi pemeliharaan preventif yang diperlukan untuk mendukung kelancaran aliran air. Upaya ini sangat vital untuk mencegah terjadinya genangan air yang dapat mengganggu aktivitas warga, sekaligus meminimalisir risiko kerusakan lingkungan akibat erosi atau sedimentasi yang tidak terkendali di area permukiman dan lahan produktif.
Kepala Desa Sungai Intan, Ahmad Ependi, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas kehadiran dan perhatian serius dari Balai Wilayah Sungai Sumatera III Pekanbaru. Ia menegaskan bahwa kunjungan ini bukan sekadar formalitas, melainkan langkah penting yang menunjukkan kepedulian pemerintah pusat terhadap kondisi infrastruktur sumber daya air di tingkat akar rumput, yang berdampak langsung pada hajat hidup orang banyak.
Melalui kegiatan konsultasi ini, diharapkan dapat terjalin sinergi dan kerja sama yang lebih erat antara pemerintah desa dan pihak terkait. Kolaborasi ini dipandang sebagai kunci utama dalam mendukung pembangunan berkelanjutan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat Desa Sungai Intan, dengan jaminan bahwa infrastruktur air akan dikelola secara profesional, transparan, dan bertanggung jawab.
Kegiatan berlangsung dengan suasana yang lancar dan penuh keakraban, diakhiri dengan sesi tanya jawab, dokumentasi foto bersama, serta dilanjutkan dengan survei lapangan. Tim gabungan kemudian melakukan tinjauan langsung ke wilayah pertanian di Desa Sungai Intan untuk melihat secara realitas kondisi irigasi dan kebutuhan air bagi sektor agraris, sehingga rencana tindak lanjut yang disusun nantinya benar-benar sesuai dengan kondisi di lapangan.



