Lebih Dekat dengan Petani, Bhabinkamtibmas Pelangiran Hadir Tangani Dinamika Sektor Pertanian

PELANGIRAN — Kehadiran personel Kepolisian di tengah masyarakat kini tidak lagi identik dengan urusan penegakan hukum semata. Di pelosok desa, sosok polisi kini menjelma menjadi sahabat petani yang ikut merasakan langsung dinamika di sektor pertanian. Hal inilah yang terus dicerminkan oleh jajaran Polsek Pelangiran yang memilih hadir langsung di lumpur dan lahan untuk mendukung keringat para petani.
Aksi humanis ini ditunjukkan oleh Bhabinkamtibmas Desa Tanjung Simpang, AIPDA Antonius Hiras S, pada Kamis, 21 Mei 2026. Mulai pukul 09.50 WIB, ia melepaskan sejenak rutinitas formalnya untuk menemani perangkat desa dan petani lokal di kebun jagung desa. Kehadiran AIPDA Antonius di tengah terik matahari ini membawa misi penting: memberikan rasa aman sekaligus memastikan investasi tenaga para petani berjalan di jalur yang tepat.
Di atas lahan yang sudah ditanami bibit jagung selama 8 minggu tersebut, AIPDA Antonius tidak canggung untuk berdialog dan memeriksa satu per satu batang tanaman. Langkah ini dilakukan demi memastikan tumbuh kembang tanaman jagung berjalan optimal, sekaligus memberikan dorongan moral bagi warga desa bahwa mereka tidak berjuang sendirian dalam menjaga sumber pangan mereka.
Secara umum, raut optimisme terpancar dari hasil pantauan di lapangan karena pertumbuhan tanaman jagung dinilai berkembang baik. Daun-daun jagung tumbuh dengan warna hijau segar yang menandakan tanaman tersebut sehat. Pertambahan tinggi batang tanaman yang mengalami peningkatan berkala sesuai umur juga menjadi angin segar bagi proyeksi kesejahteraan warga ke depan.
Meski begitu, empati seorang Bhabinkamtibmas diuji ketika dalam pengecekan itu ditemukan adanya sebagian tanaman yang mulai digerogoti hama. Temuan ini tidak dibiarkan menjadi kecemasan bagi petani. AIPDA Antonius langsung berinisiatif mencatat area terdampak untuk memastikan adanya pengawasan rutin dan tindakan proteksi agar semangat para petani tidak patah di tengah jalan.
Merespons aksi tanggap anggotanya, Kapolres Inhil melalui Kapolsek Pelangiran, Iptu Iwan Saputra, S.H., M.H., menjelaskan bahwa pendekatan humanis memang menjadi instruksi utama kepada jajarannya. Polisi harus hadir sebagai pemberi solusi, terutama ketika masyarakat sedang berupaya membangun kemandirian ekonomi lewat sektor pertanian.
Kami ingin masyarakat merasakan bahwa Polri ada bersama mereka, baik dalam suka maupun saat menghadapi kendala di lapangan. Ketika Bhabinkamtibmas ikut turun mengecek kondisi jagung dan menemukan hama, di situlah fungsi pelayanan kita berjalan untuk membantu mengawasi agar perkembangan tanaman tetap optimal,” kata Iptu Iwan Saputra, S.H., M.H.
Kapolsek Pelangiran juga menambahkan, perhatian serupa juga terus dicurahkan untuk perkembangan pertanian di desa sekitar, termasuk Desa Teluk Bunian. Melalui kehadiran Polri yang konsisten memberikan pendampingan, diharapkan para petani di Kecamatan Pelangiran semakin termotivasi dan merasa diayomi dalam menyukseskan swasembada pangan.




