Indragiri Hilir

Komit Terhadap Perlindungan Lingkungan, Sambu Group Konsisten Patroli Terpadu di Wilayah Operasional

Sebagai bentuk komitmen nyata terhadap perlindungan lingkungan serta pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Sambu Group sebagai Perusahaan Modal Dalam Negeri (PMDN) secara konsisten melaksanakan kegiatan patroli terpadu di wilayah operasional perusahaan dan kawasan sekitarnya, termasuk lahan milik masyarakat. Kegiatan ini difokuskan di Desa Air Tawar, Kecamatan Kateman, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) sebagai area prioritas pengawasan.

Patroli pencegahan karhutla ini merupakan kegiatan gabungan yang melibatkan unsur internal Sambu Group, yaitu PT Pulau Sambu di Guntung serta PT Riau Sakti United Plantations Divisi Industri dan Divisi Perkebunan, bersama perangkat Desa Air Tawar, Bhabinkamtibmas, Babinsa, serta berbagai pemangku kepentingan dan tokoh masyarakat setempat. Kegiatan patroli telah dimulai sejak 22 Desember 2025, dilanjutkan pada 31 Januari 2026, dan akan terus dilakukan secara rutin dan berkelanjutan oleh masing-masing entitas Sambu Group.

Menurut A. Ginting, selaku Humas Sambu Group, patroli ini dilaksanakan sebagai langkah preventif untuk memastikan seluruh area tetap dalam kondisi aman, khususnya saat memasuki periode rawan kebakaran yang dipengaruhi oleh faktor cuaca dan kondisi lahan. “Patroli ini merupakan bagian dari upaya pencegahan dini. Kami tidak hanya memantau lahan perusahaan, tetapi juga lahan masyarakat di sekitar wilayah operasional. Tujuannya agar potensi karhutla dapat diidentifikasi sejak awal dan segera ditangani sebelum berkembang menjadi kebakaran,” ujar A. Ginting.

Dalam pelaksanaannya, patroli dilakukan secara menyeluruh dengan menyisir area lahan, kanal, serta titik-titik yang berpotensi mengalami kekeringan. Tim patroli juga melakukan pemantauan kondisi lingkungan secara visual untuk memastikan tidak terdapat indikasi pembakaran lahan maupun aktivitas lain yang berisiko memicu terjadinya kebakaran.

Upaya pencegahan karhutla ini memiliki keterkaitan erat dengan perlindungan ekosistem kelapa yang menjadi bagian penting dari lanskap wilayah Desa Air Tawar. Ekosistem kelapa yang terjaga dengan baik tidak hanya menopang aktivitas ekonomi masyarakat, tetapi juga berperan dalam menjaga keseimbangan lingkungan, struktur tanah, serta tata kelola air. Gangguan akibat kebakaran dapat menimbulkan dampak jangka panjang terhadap keberlanjutan ekosistem tersebut.

“Sambu Group memandang ekosistem kelapa sebagai satu kesatuan yang harus dijaga bersama. Pencegahan karhutla bukan semata-mata soal keamanan operasional, tetapi juga merupakan bagian dari upaya menjaga keberlanjutan lingkungan dan memastikan ekosistem kelapa tetap produktif dan lestari,” tambah A. Ginting.

Kegiatan patroli ini dilaksanakan secara kolaboratif. Sambu Group secara aktif berkoordinasi dan bersinergi dengan Bhabinkamtibmas, Babinsa, personel BKO Brimob, perangkat Desa Air Tawar, serta tokoh masyarakat setempat. Kolaborasi lintas pihak ini menjadi elemen penting dalam memperkuat pengawasan sekaligus membangun kesadaran bersama akan pentingnya menjaga lingkungan dan mencegah karhutla.

Hingga saat ini, berdasarkan hasil pemantauan dan patroli rutin yang dilakukan, tidak ditemukan kejadian kebakaran hutan dan lahan di area operasional Sambu Group di Desa Air Tawar. Kondisi ini menunjukkan bahwa langkah-langkah pencegahan yang dilakukan berjalan efektif dan memberikan dampak positif terhadap keamanan lingkungan sekitar.

“Pencegahan karhutla bukan hanya menjadi tanggung jawab perusahaan, tetapi merupakan tanggung jawab bersama. Dengan keterlibatan seluruh pihak, pengawasan menjadi lebih efektif dan respons di lapangan dapat dilakukan lebih cepat,” tutup A. Ginting.

Sebagai PMDN, Sambu Group memandang upaya pencegahan karhutla sebagai bagian dari tanggung jawab perusahaan dalam menjalankan kegiatan usaha yang berkelanjutan dan berwawasan lingkungan. Patroli rutin ini sejalan dengan komitmen perusahaan dalam mendukung prinsip keberlanjutan, menjaga ekosistem kelapa, serta membangun hubungan yang harmonis dengan masyarakat di sekitar wilayah operasional.

Ke depan, Sambu Group akan terus memperkuat patroli pencegahan karhutla secara konsisten, meningkatkan koordinasi lintas pihak, serta mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga lingkungan. Melalui langkah-langkah preventif yang berkelanjutan, Sambu Group berharap dapat berkontribusi nyata dalam menjaga kelestarian lingkungan, melindungi ekosistem kelapa, serta mencegah risiko karhutla sejak dini.

Related Articles

Back to top button