DPRD Inhil Gelar Rapat Paripurna Milad ke-61 Kabupaten Indragiri Hilir Tahun 2026

INHIL – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Indragiri Hilir menggelar Rapat Paripurna Istimewa dalam rangka memperingati Milad ke-61 Kabupaten Indragiri Hilir. Acara berlangsung dengan penuh khidmat dan menjadi momen penting untuk mengenang perjalanan panjang daerah sekaligus memperkuat semangat membangun Kabupaten Indragiri Hilir yang lebih maju, mandiri, dan sejahtera.
Rapat paripurna ini dihadiri oleh Gubernur Riau, Bupati Indragiri Hilir, pimpinan dan anggota DPRD Provinsi Riau, para kepala daerah dari kabupaten dan kota tetangga, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, organisasi kemasyarakatan, serta tamu undangan lainnya.
Kehadiran berbagai unsur pemerintah dan masyarakat menunjukkan kuatnya kebersamaan dalam mendukung pembangunan Kabupaten Indragiri Hilir. Milad bukan hanya menjadi acara seremonial tahunan, tetapi juga menjadi waktu yang tepat untuk melihat kembali perjalanan daerah, mengevaluasi hasil pembangunan, serta menyusun langkah-langkah yang lebih baik untuk masa depan.
Ketua DPRD Kabupaten Indragiri Hilir, Iwan Taruna, S.T., M.Si., dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas bertambahnya usia Kabupaten Indragiri Hilir yang kini memasuki tahun ke-61. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh tamu undangan yang telah hadir untuk bersama-sama merayakan hari bersejarah tersebut.
Menurutnya, kehadiran para tamu tidak hanya sebagai bentuk penghormatan terhadap hari jadi Kabupaten Indragiri Hilir, tetapi juga menjadi bukti nyata adanya rasa memiliki, kepedulian, dan komitmen bersama dalam membangun daerah.
“Kehadiran bapak, ibu, dan saudara-saudara sekalian menjadi bukti nyata rasa cinta, kebersamaan, dan kepedulian terhadap kemajuan daerah yang kita banggakan ini,” ujar Iwan Taruna.
Pada kesempatan itu, Ketua DPRD juga mengajak seluruh masyarakat untuk mengenang jasa para pendiri Kabupaten Indragiri Hilir, para pejuang pemekaran, serta seluruh tokoh yang telah mengorbankan tenaga, pikiran, dan waktu demi lahir serta berkembangnya daerah ini.
Ia mengingatkan bahwa berbagai kemajuan yang dirasakan masyarakat saat ini merupakan hasil perjuangan panjang para pendahulu. Karena itu, generasi sekarang memiliki tanggung jawab untuk menjaga, melanjutkan, dan meningkatkan hasil pembangunan tersebut.
“Apa yang kita nikmati hari ini tidak hadir begitu saja, melainkan merupakan hasil perjuangan panjang yang harus terus kita jaga, kita rawat, dan kita lanjutkan,” katanya.
Dalam pidatonya, Iwan Taruna juga menjelaskan bahwa pemerintah daerah masih menghadapi berbagai tantangan, terutama dalam pengelolaan keuangan daerah. Keterbatasan anggaran, kebijakan efisiensi belanja, dan kondisi defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) menjadi tantangan yang harus dihadapi bersama.
Meski demikian, ia menegaskan bahwa DPRD bersama Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir tetap berkomitmen untuk melanjutkan pembangunan. Program-program yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat akan tetap menjadi prioritas agar manfaat pembangunan dapat dirasakan secara merata.
Menurutnya, keterbatasan anggaran bukan alasan untuk berhenti bekerja. Justru kondisi tersebut harus menjadi dorongan untuk mencari solusi, meningkatkan inovasi, memperkuat kerja sama, dan menggunakan anggaran secara lebih efektif.
“Defisit anggaran bukanlah alasan untuk berhenti melangkah, melainkan tantangan yang harus dijawab dengan kerja keras, inovasi, dan kebersamaan,” tegasnya.
Di tengah berbagai tantangan tersebut, Kabupaten Indragiri Hilir tetap menunjukkan perkembangan yang menggembirakan. Salah satu indikatornya adalah meningkatnya Indeks Pembangunan Manusia (IPM) pada tahun 2025 yang mencapai 70,74. Angka ini mencerminkan adanya peningkatan kualitas hidup masyarakat, baik dari sisi pendidikan, kesehatan, maupun daya beli.
Iwan Taruna menilai capaian tersebut menjadi bukti bahwa pembangunan tetap dapat berjalan dengan baik apabila direncanakan secara matang, didukung kerja sama semua pihak, serta mendapat dukungan dari masyarakat.
“Dengan perencanaan yang baik, sinergi seluruh pemangku kepentingan, serta dukungan masyarakat, pembangunan tetap dapat berjalan dan memberikan hasil yang nyata,” ungkapnya.
Pada Milad ke-61 tahun ini, Kabupaten Indragiri Hilir mengangkat tema “Syukuri Anugerah, Bangkitkan Marwah.” Tema tersebut mengandung makna bahwa rasa syukur atas berbagai pencapaian yang telah diraih harus menjadi semangat untuk terus bekerja, memperkuat persatuan, dan membangun daerah yang lebih baik.
Ketua DPRD berharap seluruh elemen masyarakat dapat terus menjaga nama baik Kabupaten Indragiri Hilir dengan memperkuat persatuan, meningkatkan semangat gotong royong, serta mendukung setiap program pembangunan yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Menurutnya, membangkitkan marwah daerah berarti menjaga kehormatan yang telah diwariskan para pendahulu, memperbaiki kualitas kehidupan masyarakat saat ini, serta meninggalkan warisan pembangunan yang membanggakan bagi generasi mendatang.
“Bangkitkan marwah berarti menjaga kehormatan masa lalu, memperkuat kualitas masa kini, dan mewariskan kebanggaan bagi generasi yang akan datang,” tutup Iwan Taruna.
Peringatan Milad ke-61 Kabupaten Indragiri Hilir menjadi pengingat bahwa perjalanan membangun daerah merupakan tanggung jawab bersama. Dengan semangat persatuan, kerja keras, dan kolaborasi antara pemerintah, DPRD, dan seluruh masyarakat, Kabupaten Indragiri Hilir diharapkan mampu terus berkembang menjadi daerah yang lebih maju, berdaya saing, dan semakin sejahtera di masa yang akan datang.




