Dipusatkan di SMPN 3 Gaung, PGRI Gaung Gelar Konkercab I dan Pengukuhan Satgas

GAUNG – Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kecamatan Gaung sukses melaksanakan Konferensi Kerja Cabang (Konkercab) I yang dipusatkan di SMPN 3 Gaung. Acara ini menjadi momentum penting bagi penguatan organisasi serta pengukuhan Satuan Tugas (Satgas) PGRI Kecamatan Gaung, Kamis (18/06/2026).
Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Wakil Ketua PGRI Kabupaten Inhil, Agus Purwanto S.Pd., Ketua Satgas PGRI Inhil, Roni Efendi S.Pd.Gr., beserta jajaran, Korwil Kecamatan Gaung, pengawas SD, serta para kepala sekolah dan guru se-Kecamatan Gaung.
Dalam rangkaian acara tersebut, Ketua PGRI Kecamatan Gaung, Syahrial Fitri S.Pd., secara resmi mengukuhkan Satgas PGRI Kecamatan Gaung masa bakti 2025-2030. Dalam sambutannya, Syahrial menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan kewajiban konstitusional sesuai AD/ART PGRI serta tindak lanjut instruksi PGRI Kabupaten terkait pembentukan Satgas di tingkat kecamatan.
“Selain memperkuat struktur organisasi, kami juga telah melakukan langkah nyata dalam perlindungan anggota, salah satunya melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) bersama pihak Polsek Gaung sebagai upaya perlindungan hukum bagi para guru,” ujar Syahrial.
Ketua Satgas PGRI Gaung yang baru dikukuhkan, Andres Pransiska S.Pd., mengajak seluruh anggota untuk bersinergi membesarkan organisasi.
“Kalau bukan kita, siapa lagi? Satgas telah melaksanakan program kerja, di antaranya bakti sosial penanggulangan bencana alam, respon terhadap musibah sosial, hingga pemberian bantuan kedukaan bagi anggota PGRI yang tertimpa musibah,” jelas Andres.
Korwil Kecamatan Gaung, Rudi Syahputra S.Pd., saat membuka acara, berharap Konkercab ini mampu melahirkan acuan program kerja yang lebih baik, efektif, dan efisien demi kemajuan pendidikan di Gaung.
Sementara itu, Wakil Ketua PGRI Inhil, Agus Purwanto S.Pd., yang hadir mewakili Ketua PGRI Inhil, memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menyatakan bahwa Konkercab dan pengukuhan Satgas ini sah secara organisasi karena disaksikan langsung oleh pengurus kabupaten.
“Terus jaga kekompakan. Yakinlah, iuran 10 ribu rupiah per bulan yang dikeluarkan anggota semoga menjadi nilai pahala sedekah, bentuk kepedulian antarsesama, sekaligus sebagai investasi untuk memajukan organisasi PGRI yang kita cintai ini,” tutupnya.



