TUAH KEMUNING - SMAN Negeri Tuah Kemuning menggelar kegiatan edukasi kepada para siswa dengan mengangkat tema “Stop Bullying dan Pergaulan Bebas”. Kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman kepada siswa tentang pentingnya menjaga sikap, memilih pergaulan yang baik, serta menghormati dan menghargai sesama.
Kegiatan tersebut diikuti oleh para siswa SMAN Negeri Tuah Kemuning. Dalam kegiatan ini, siswa mendapatkan berbagai penjelasan mengenai bullying atau perundungan dan dampak buruk dari pergaulan bebas. Kepala SMAN Negeri Tuah Kemuning, Seprian, S.Pd., M.Pd, mengatakan bahwa sekolah tidak hanya bertugas memberikan pelajaran di dalam kelas. Sekolah juga memiliki tanggung jawab untuk membimbing siswa agar memiliki sikap dan perilaku yang baik.
Menurutnya, masa sekolah merupakan masa penting bagi siswa dalam membentuk karakter dan menentukan lingkungan pertemanan. Karena itu, siswa perlu mendapatkan pengetahuan yang cukup agar mampu membedakan pergaulan yang baik dan pergaulan yang dapat membawa dampak buruk.
“Anak-anak harus bisa saling menghargai dan menghormati. Jangan menjadikan perbedaan sebagai alasan untuk mengejek atau merendahkan teman,” pesan yang disampaikan dalam kegiatan tersebut.
Dalam kegiatan tersebut turut hadir Founder Lawyer Masuk Sekolah, Dr. Titin Triana, S.H., M.H. Kehadiran Dr. Titin memberikan pengetahuan kepada siswa tentang pentingnya memahami aturan dan menjaga diri dalam kehidupan sehari-hari. Para siswa diberikan pemahaman bahwa bullying tidak hanya berupa tindakan memukul atau menyakiti secara fisik. Perkataan yang menghina, mengejek, mempermalukan, mengancam, mengucilkan teman, hingga melakukan perundungan melalui media sosial juga dapat memberikan dampak buruk bagi korban.
Dijelaskan pula bahwa setiap siswa memiliki hak untuk merasa aman dan nyaman di lingkungan sekolah. Karena itu, apabila melihat atau mengalami tindakan bullying, siswa diharapkan tidak diam. Mereka dapat menyampaikan kejadian tersebut kepada guru, wali kelas, pihak sekolah, maupun orang dewasa yang dipercaya. Selain membahas bullying, kegiatan juga memberikan pemahaman mengenai bahaya pergaulan bebas. Para siswa diajak untuk lebih berhati-hati dalam memilih teman dan lingkungan pergaulan. Siswa diingatkan agar tidak mudah mengikuti ajakan teman yang dapat merugikan diri sendiri. Mereka juga diminta untuk mengisi waktu dengan kegiatan yang positif, seperti belajar, berolahraga, mengikuti kegiatan organisasi, mengembangkan bakat, serta melakukan aktivitas yang bermanfaat.
Dr. Titin Triana juga mengingatkan para siswa agar memahami bahwa setiap tindakan memiliki akibat. Karena itu, sebelum melakukan sesuatu, siswa perlu berpikir terlebih dahulu mengenai dampaknya bagi diri sendiri, keluarga, sekolah, maupun masa depan mereka. Kegiatan berlangsung dengan suasana yang edukatif dan melibatkan para siswa secara langsung. Para siswa diberikan kesempatan untuk memahami materi serta mengetahui langkah yang dapat dilakukan ketika menghadapi persoalan bullying maupun masalah dalam pergaulan. Melalui kegiatan ini, SMAN Negeri Tuah Kemuning berharap para siswa semakin memahami pentingnya menjaga pergaulan dan menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan nyaman.
Pihak sekolah juga mengajak seluruh siswa untuk membangun kebiasaan saling menghargai, saling membantu, dan tidak melakukan tindakan yang dapat menyakiti orang lain.
Dengan semangat “Stop Bullying dan Pergaulan Bebas”, SMAN Negeri Tuah Kemuning berkomitmen membangun lingkungan pendidikan yang tidak hanya mendukung prestasi siswa, tetapi juga membentuk karakter generasi muda yang baik, bertanggung jawab, dan mampu menjaga diri dalam pergaulan.