TEMBILAHAN (inhilnews.com)— Kantor Imigrasi Kelas II TPI Tembilahan memberikan klarifikasi terkait penataan antrean pemohon paspor yang sempat mengalami penumpukan. Pihak imigrasi mengakui adanya kondisi pelayanan yang tidak ideal, namun hal tersebut terjadi karena kendala teknis dan dinamika di lapangan.

Mewakili Kepala Imigrasi Tembilahan, Kepala Seksi Traffic dan Status Keimigrasian (Kasi Lantaskim), Eka Sembiring,saat ditemui diruangnya, Rabu(5/8) menyampaikan bahwa pihaknya menyadari alur pengambilan nomor antrean seharusnya dipisah sejak awal.
"Kita akui harusnya tidak seperti itu, tetapi ada alasan mendesak di lapangan yang membuat penyesuaian harus diambil saat itu, iya terima kasih masukannya kita akan evaluasi" ujar Eka Sembiring.

Eka menjelaskan terdapat dua alasan utama yang memicu terjadinya penggabungan dan penumpukan antrean pemohon yakni Keterbatasan Personel Petugas yang mana pada saat kejadian, sejumlah personel Kantor Imigrasi, khususnya para CPNS, sedang mengikuti agenda pembelajaran/sekolah dinas secara daring (Zoom).

Hal ini menyebabkan jumlah petugas yang siaga di area pelayanan terbatas, sehingga pengambilan nomor antrean sempat digabungkan untuk mengefisiensikan petugas yang ada.

Selain itu Eka juga mengakui terjadi lonjakan pemohon di luar perkiraan, di mana jumlah pemohon kategori prioritas (seperti lansia, balita, dan penyandang disabilitas) hampir seimbang dengan jumlah pemohon kategori reguler.

" Kondisi ini membuat penataan alur antrean di ruang pelayanan menjadi lebih padat dari biasanya, namun yang pasti komitmen Pembenahan Pelayanan akan terus dilakukan" ucapnya.

Menanggapi keluhan serta masukan dari masyarakat, Kantor Imigrasi Tembilahan menegaskan komitmennya untuk segera melakukan evaluasi.

" Pihaknya berjanji akan menyempurnakan skema pelayanan serta alur antrean agar kejadian serupa tidak terulang kembali di masa mendatang, termasuk bagian CS yang dinilai kurang ramah kita akan coba minta lagi anggota kita lebih bersahabat karena kita petugas pelayan masyarakat, sekali lagi terima kasih masukannya" akui Eka.