Milad ke-61 Inhil Bersejarah: DWP Kankemenag Inhil Ambil Bagian Pecahkan Rekor MURI Joget Mande

Indragiri Hilir (Kemenag) — Kemeriahan memperingati Milad ke-61 Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) mengukir sejarah baru. Sebanyak 6.100 peserta memadati sepanjang Jalan Swarnabumi, Tembilahan, untuk melaksanakan Tari Kreasi Joget Mande massal yang berhasil memecahkan rekor Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI), Sabtu (13/6/2026). Di antara ribuan peserta tersebut, Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Inhil turut ambil bagian memeriahkan momentum bersejarah ini.
Penghargaan rekor MURI tersebut diterima langsung oleh Pj. Bupati Indragiri Hilir, H. Herman didampingi Wakil Bupati Yuliantini dan Ketua TP PKK Kabupaten Inhil, Hj. Katerina Susanti Herman. Selain pemecahan rekor, momen ini kian istimewa dengan dikantonginya Surat Pencatatan Kekayaan Intelektual Komunal (KIK) dari Kemenkumham RI untuk kuliner khas Tapai Pulut Katuk.
Untuk mendukung kelestarian budaya daerah tersebut, DWP Kankemenag Inhil mengutus 10 orang perwakilan yang dipimpin langsung oleh Ketua DWP Kankemenag Inhil, Hj. Ani Harun. Dengan mengenakan pakaian seragam yang Anggun berwarna hijau perpaduan selendang kuning, para anggota DWP tampak anggun dan bersemangat menyelaraskan gerakan Tari Joget Mande di sepanjang jalan protokol.
Ketua DWP Kankemenag Inhil, Hj. Ani Harun, menyampaikan rasa bangga dan harunya atas keterlibatan aktif organisasi yang dipimpinnya dalam peristiwa budaya ini.
“Kami dari DWP Kankemenag Inhil sangat bangga bisa menjadi bagian dari sejarah besar Milad ke-61 Inhil ini. Keikutsertaan sepuluh utusan kami dalam Tari Joget Mande ini bukan sekadar partisipasi biasa, melainkan wujud nyata komitmen DWP Kemenag untuk mendukung pemerintah daerah dalam melestarikan warisan budaya leluhur,” ujar Hj. Ani Harun usai kegiatan.
Hj. Ani Harun juga menambahkan bahwa momentum ini sejalan dengan pesan persatuan yang disampaikan oleh Bupati. Menurutnya, melalui seni dan budaya, seluruh elemen masyarakat, termasuk organisasi perempuan seperti DWP, dapat bersatu padu membangun daerah.




