Lapas Tembilahan Tebar Lele, Warga Binaan Siap Mandiri dan Berdaya Guna

Tembilahan – Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Tembilahan kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung program pembinaan kemandirian bagi warga binaan dengan melaksanakan kegiatan penebaran 2.000 bibit ikan lele di area kolam pembinaan pada Kamis (26/02/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya optimalisasi lahan serta penguatan program ketahanan pangan di lingkungan Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Tembilahan.
Penebaran bibit ikan lele tersebut melibatkan jajaran pegawai serta warga binaan yang tergabung dalam program kerja pembinaan kemandirian. Dengan penuh semangat, proses penebaran dilakukan secara bersama-sama sebagai bentuk sinergi dan pembelajaran praktik budidaya perikanan. Program ini diharapkan dapat menjadi bekal keterampilan produktif yang bermanfaat bagi warga binaan setelah menyelesaikan masa pidana.
Kepala Lapas Kelas IIA Tembilahan menyampaikan bahwa kegiatan budidaya ikan lele ini bukan hanya sekadar program ketahanan pangan, tetapi juga menjadi sarana pembinaan mental, kedisiplinan, serta tanggung jawab. Melalui kegiatan ini, warga binaan diajarkan proses perawatan, pemberian pakan, hingga pengelolaan hasil panen yang bernilai ekonomis. Dengan demikian, mereka memiliki peluang untuk mandiri dan berdaya saing ketika kembali ke masyarakat.
Melalui penebaran 2.000 bibit ikan lele ini, Lapas Kelas IIA Tembilahan berharap dapat meningkatkan produktivitas serta menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang aktif, kreatif, dan inovatif. Kegiatan ini sekaligus menjadi bukti nyata bahwa pemasyarakatan tidak hanya berfokus pada pembinaan kepribadian, tetapi juga pengembangan keterampilan sebagai wujud nyata membangun harapan dan masa depan yang lebih baik..




