Go International, Dua Tim Riset MAN 1 Inhil Siap Berlaga di International Student Summit Kuala Lumpur

Indragiri Hilir – Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Indragiri Hilir kembali membuktikan kualitasnya di kancah global. Melalui program unggulan Excellent English Camp (EEC), madrasah ini secara resmi mendelegasikan dua tim peneliti siswa untuk berkompetisi dalam ajang bergengsi International Student Summit (ISS) 2nd Edition.
Kegiatan internasional tersebut dijadwalkan berlangsung di Kuala Lumpur, Malaysia, pada 13–16 Februari 2026 mendatang.
Keberangkatan delegasi ini menjadi momentum penting bagi dunia pendidikan di Indragiri Hilir. MAN 1 Inhil mengirimkan dua tim dengan fokus riset berbeda, yakni Tim Technology Research yang beranggotakan lima siswa putra, dan Tim Food Research yang diawaki oleh tiga siswi putri. Mereka akan mempresentasikan hasil penelitian ilmiah mereka di hadapan panelis dan pelajar dari berbagai negara.
Kepala MAN 1 Indragiri Hilir, Ibrahim, mengungkapkan rasa bangganya atas capaian para siswa yang berani mengambil tantangan di level internasional. Menurutnya, ini adalah bukti transformasi madrasah yang tidak hanya unggul dalam ilmu agama, tetapi juga sains dan teknologi.
“Ini adalah pencapaian yang membanggakan bagi keluarga besar MAN 1 Inhil. Partisipasi anak-anak kami di Kuala Lumpur nanti bukan sekadar perjalanan wisata, melainkan misi akademik untuk menunjukkan bahwa siswa madrasah dari Inhil memiliki kualitas riset dan kemampuan bahasa asing yang mampu bersaing di panggung dunia,” ujar Ibrahim.
Persiapan matang telah dilakukan oleh para siswa di bawah bimbingan intensif dua mentor andalan, Mr. Abdul Manan N. Djafar dan Mr. Muhammad Azhar. Para siswa digembleng mulai dari metodologi penelitian, penulisan karya ilmiah, hingga teknik presentasi menggunakan bahasa Inggris.
Salah satu pembina tim, Mr. Muhammad Azhar menjelaskan bahwa para siswa sangat antusias dan siap memberikan penampilan terbaiknya.
“Anak-anak telah bekerja keras melakukan riset dan latihan presentasi. Melalui Excellent English Camp, kami memastikan mereka memiliki kepercayaan diri untuk beradu gagasan dengan pelajar internasional lainnya. Kami mohon doa restu dari masyarakat Inhil agar kedua tim ini bisa membawa pulang prestasi dan mengharumkan nama daerah,” tutur Azhar.
Partisipasi dalam ISS 2nd Edition ini diharapkan dapat membuka wawasan global para siswa, menumbuhkan budaya riset sejak dini, serta menjadi inspirasi bagi generasi muda lainnya di Indragiri Hilir untuk terus berprestasi tanpa batas.




