BeritaIndragiri HilirPendidikanSosial Budaya

Wujudkan Sekolah Ramah Anak, SDN 032 Tembilahan Gelar Sosialisasi Anti-Bullying Bersama Paguyuban

TEMBILAHAN, 10 Juli 2026 – Satuan pendidikan Sekolah Dasar Negeri (SDN) 032 Tembilahan mengambil langkah proaktif dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman dan nyaman bagi peserta didik. Pada Jumat (10/07/2026), pihak sekolah bekerja sama dengan Paguyuban SDN 032 Tembilahan menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi Anti-Bullying (Perundungan) Tahun 2026.

Kegiatan yang dipusatkan di lingkungan sekolah ini dihadiri oleh majelis guru, pengurus paguyuban, serta perwakilan orang tua siswa. Sosialisasi ini bertujuan untuk memberikan pemahaman mendalam mengenai bahaya perundungan dan cara pencegahannya sejak dini di lingkungan sekolah maupun di luar sekolah.

Kepala Sekolah SDN 032 Tembilahan, Novrianto, S.Pd, dalam sambutannya menekankan bahwa pembentukan karakter anak adalah tanggung jawab bersama. Ia memberikan apresiasi tinggi kepada paguyuban yang telah menginisiasi kolaborasi ini.

“Kami ingin memastikan bahwa SDN 032 Tembilahan menjadi rumah kedua yang aman bagi anak-anak. Melalui sosialisasi ini, kami berharap tidak ada lagi celah bagi tindakan perundungan dalam bentuk apa pun. Sinergi antara sekolah dan orang tua melalui paguyuban adalah kunci utama keberhasilan pendidikan karakter anak,” ujar Novrianto.

Hadir sebagai narasumber utama dalam acara ini adalah pakar hukum, Dr. Titin Triana, SH., MH. Dalam paparannya, Dr. Titin menjelaskan mengenai berbagai jenis bullying, mulai dari fisik, verbal, hingga cyber bullying yang kini kian marak. Beliau juga memaparkan dampak psikologis bagi korban serta konsekuensi hukum yang dapat menjerat pelaku jika tindakan tersebut melewati batas.

“Edukasi mengenai nilai-nilai toleransi dan empati harus ditanamkan sejak bangku sekolah dasar. Anak-anak perlu tahu bahwa menghargai sesama adalah kewajiban, dan tindakan menyakiti orang lain, baik secara fisik maupun lisan, memiliki dampak jangka panjang yang serius bagi masa depan mereka,” jelas Dr. Titin di hadapan para peserta.

Acara yang berlangsung interaktif ini diakhiri dengan komitmen bersama antara pihak sekolah, paguyuban, dan narasumber untuk terus mengawal tumbuh kembang siswa agar terbebas dari praktik perundungan. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan SDN 032 Tembilahan dapat menjadi pelopor sekolah ramah anak di wilayah Tembilahan.

Related Articles

Back to top button